Dari Hobi Menjadi Usaha

Dari hobi menjadi usaha, menjalaninya tentu lebih ringan dan terasa nikmat karena passion. Bukan mustahil jika kita bisa mendapatkan kesuksesan dari hobi yang menjadi usaha.

Awal ramadhan ini, usaha pertamaku di bidang kuliner. Saya memilih makanan seblak khas Bandung, karena saya menyukainya dan saya mempunyai tetangga yang bisa membuat makanan itu. Berawal dari niat membantu, karena dia ingin  berdagang tapi tidak punya modal. Lalu saya menawarkan diri untuk menjadi pemodal dan dia yang mengelola. Selain itu saya juga mempunya hobi mencoba menu yang baru.

Alasan di mulai ramadhan, karena bulan ramadhan tentu banyak yang cari makanan untuk buka puasa. Jadi selain makanan seblak, ada beberapa makanan juga yang dijual. Ada es buah, ada kolak, dan gorengan. Tapi khas dari usaha ini seblak.

Baca Juga: Semua Tentang Kita adalah Persahabatan

Sekilas tentang seblak. Seblak adalah makanan khas dari Bandung, Jawa Barat. Sebagian besar orang tahu makanan ini, termasuk saya yang hobi mencoba makanan baru.

Seblak terbuat dari kerupuk yang direbus, dan diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih,garam, kencur, cabe rawit dan penyedap rasa. Kebetulan sebelum buka usaha ini, saya sempat belajar dengan orang yang mengelola usaha kuliner ini.

Dari Hobi Menjadi Usaha - syakrey.com (1)
Seblak Mie
Dari Hobi Menjadi Usaha - syakrey.com (2)
Seblak spiral dan kerupuk

Seblak juga mempunyai beberapa variasinya. Seblak makaroni, seblak ceker, seblak tulang. Beberapa variasi itu juga dijual di warung makan yang saya percayakan untuk dikelola oleh tetangga saya yang mempunyai kemampuan dalam memasak.

Sebenarnya saya beberapa kali mencoba mempunyai usaha bersama dengan teman saya, tapi beberapa kali juga gagal. Hingga pada akhirnya saya berpikir untuk bekerja sendiri saja tanpa kerja sama dengan yang lain. Tapi kali ini saya mencoba kembali untuk bekerja sama, tentu dengan perjanjian dan perhitungan antara pemilik modal dan pengelola. Selain memang untuk belajar, saya juga berniat mempunyai usaha yang lain, yang sesuai dengan hobi saya yang lain.

Sebenarnya ada beberapa variasi seblak yang lain. Tapi tidak semua saya foto. Hanya dua makanan seblak ini saja yang saya tampilkan.

Semoga ini awal dari niat saya menjadi pengusaha.. he he… Bukankah semua berawal dari yang terkecil dulu.

Bagikan

Satu tanggapan untuk “Dari Hobi Menjadi Usaha

  • 25 Juni 2015 pada 10:28
    Permalink

    Mantap, Mbak Ria. Semoga sukses usahanya. Semoga tambah berkah.

    Balas
  • 25 Juni 2015 pada 13:35
    Permalink

    Keren lah, nanti tinggal modalin aku ya… jualan sesuatu, hehe… selamat menjadi pengusaha seblak Bunda Ria…

    Balas
    • 25 Juni 2015 pada 15:09
      Permalink

      He He, iya, Mas Taufan.. Baru belajar, ini, Mas..

      Balas
  • 25 Juni 2015 pada 16:12
    Permalink

    Sering denger seblak tapi belom pernah nyobain, pesen dan kirim2 dunk ke Pasar minggu pasti enak.. Sukses ya Ria

    Balas
    • 25 Juni 2015 pada 22:28
      Permalink

      Nanti, kalau pas ke rumah yak, gue buatin… Aamiin.. Thankyou, Vei..

      Balas
  • 26 Juni 2015 pada 11:13
    Permalink

    slamat ya, semoga nanti keita bisa kerjasama…bakso, mie, atau weedhangan….seaya tunggu eyaeeeee

    Balas
  • 13 Agustus 2018 pada 08:14
    Permalink

    memang enak ya ka kalo hobi bisa jadi usaha. Kita bisa berusaha sembari manjalankan hobi kita

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sorry :D